![]() |
| Caption: Aipda Samsul, saat menghadiri prosesi pemakaman Syaparden (44), warga Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (5/1). Foto. Hms (SK) |
Melawi, KALBAR |SK - Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata. Pamapta III Polres Melawi, Aipda Samsul, hadir langsung dalam prosesi pemakaman Syaparden (44), warga Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, yang meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Melawi.
Pemakaman berlangsung pada Senin malam (5/1/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, di tengah suasana duka mendalam keluarga dan warga setempat.
Kehadiran anggota Polri tersebut menjadi bentuk empati, kepedulian, sekaligus penguatan moril bagi keluarga korban.
Korban diketahui tenggelam pada Jumat, 2 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB, saat sedang memancing di Sungai Melawi. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwajib, sehingga proses pencarian langsung dilakukan secara terpadu.
Setelah tiga hari pencarian intensif, jasad korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 1,5 kilometer dari titik awal tenggelam.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Melawi, Sat Samapta Polres Melawi, Basarnas Sintang, SAR Brimob Batalyon C Pelopor, PMI Kabupaten Melawi, Koramil Nanga Pinoh, Pemerintah Desa Semadin Lengkong, serta masyarakat setempat.
Aipda Samsul menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam momen-momen kemanusiaan, khususnya saat warga mengalami musibah.
“Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai,” ujar Aipda Samsul.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama di musim cuaca yang tidak menentu, guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.
Dani 74
Editor: Redaksi SK

0Komentar