Tfr6TUCoBUC8GSAiTUCoGfW0Gd==
Light Dark
PKSB Kalbar Bangkit dari Masa Vakum, Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

PKSB Kalbar Bangkit dari Masa Vakum, Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

×

 

Caption:
Sesi foto bersama usai buka puasa bersama di Hotel Mahkota Pontianak, Rabu (12/03/2026) Foto. Dani 74 (SK). 
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar DPW Persatuan Keturunan Suku Bugis Kalimantan Barat

Pontianak, KALBAR (SK) – Organisasi Persatuan Keturunan Suku Bugis (PKSB) Kalimantan Barat kembali aktif setelah sempat vakum selama beberapa tahun. Kebangkitan organisasi tersebut ditandai dengan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Hotel Mahkota Pontianak, Kalimantan Barat. Rabu (11/3/2026). 

Ketua Umum PKSB Kalbar, Agus Sugianto, mengatakan organisasi tersebut telah berdiri cukup lama dan memiliki sejarah dalam mempersatukan masyarakat Bugis di Kalimantan Barat.

“PKSB sudah berdiri sekitar 20 tahun. Salah satu pendirinya adalah Andi Safarudin. Kemarin kami juga baru melaksanakan milad ke-27 di Pendopo Gubernur. Namun organisasi ini sempat vakum cukup lama, sekitar 18 tahun,” ujar Agus Sugianto kepada awak media.

Menurut Agus, kepengurusan saat ini berupaya mengaktifkan kembali organisasi tersebut agar para anggota serta masyarakat Bugis di Kalimantan Barat dapat kembali terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Caption:
Sesi Foto bersama Walikota Pontianak, Ir. Edi Rusdi Kamtono usai Buka Puasa di Hotel Mahkota Pontianak. Rabu (11/3/2026). Foto. Dani 74 (SK). 
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama itu juga dihadiri oleh Wali Kota Pontianak serta sejumlah organisasi kemasyarakatan yang ada di Kota Pontianak.

Agus menyebutkan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi di bulan Ramadan sekaligus memperkenalkan kembali PKSB kepada masyarakat setelah lama tidak aktif.

“Kami ingin menjalin kebersamaan dengan organisasi kemasyarakatan lainnya sekaligus memperkenalkan kembali PKSB kepada masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat,” katanya.

Panitia kegiatan mengundang sekitar 18 organisasi kemasyarakatan, dan yang hadir diperkirakan sekitar 13 hingga 14 organisasi yang terdiri dari organisasi kepemudaan, komunitas Bugis, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya.

Selain kegiatan silaturahmi, PKSB juga merencanakan program sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu selama bulan Ramadan.

Menurut Agus, bantuan tersebut direncanakan akan disalurkan di sekitar lima hingga enam kecamatan di Kota Pontianak. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan calon penerima bantuan.

“Kami sedang mengumpulkan data di setiap kecamatan agar bantuan sembako ini dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kembali peran PKSB dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kalimantan Barat.


Dani 74

Editor: Redaksi

0Komentar

SPONSOR