Tfr6TUCoBUC8GSAiTUCoGfW0Gd==
Light Dark
Buka Bimteknas Hanura, OSO Tekankan Kualitas dan Keberanian Legislator

Buka Bimteknas Hanura, OSO Tekankan Kualitas dan Keberanian Legislator

×


Caption:
Yusril Ihza Mahendra saat Diwawancarai awak media usai pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi anggota fraksi Partai Hanura DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia di Hotel Novotel Pontianak, Jum'at (1/5/2026). 

PONTIANAK, KALBAR SK - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), secara resmi membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi anggota DPRD Fraksi Hanura se-Indonesia di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (1/5/2026) malam.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penabuhan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

Dalam orasi politiknya, OSO membakar semangat 525 legislator Hanura agar tampil sebagai garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat. Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak ditentukan oleh jumlah anggota dewan, melainkan oleh kualitas gagasan serta keberanian dalam bertindak.

“Mulai detik ini, Saudara harus berkualitas dan bernyali. Berani menegakkan keadilan, menjunjung tinggi kejujuran, serta tidak gentar mengoreksi jalannya roda pemerintahan daerah demi kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Mantan Ketua DPD RI periode 2017–2019 itu juga menyoroti masih adanya anggota legislatif yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan. Ia menyebut, tidak sedikit wakil rakyat yang pasif dan kurang mampu mengartikulasikan aspirasi masyarakat.

“Masih ada yang duduk sebagai anggota dewan, tetapi minim kontribusi. Bahkan untuk menyuarakan nuraninya saja tidak mampu,” ujar OSO.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pemicu bagi Partai Hanura untuk melakukan penyesuaian arah perjuangan melalui tagline baru yang menitikberatkan pada keberpihakan terhadap daerah.

Setiap kader di legislatif, lanjut OSO, memiliki tanggung jawab moral yang melekat dengan daerah pemilihannya masing-masing. Keberpihakan itu harus diwujudkan melalui langkah konkret, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, hingga memperkuat kemandirian daerah.

“Hanya Saudara yang bisa membela daerah sendiri. Tidak mungkin daerah lain membela kita. Karena itu, mandat rakyat harus dijawab dengan perjuangan nyata untuk kesejahteraan daerah,” pungkasnya.


Sri Indriani

Editor: Dani 74

0Komentar

SPONSOR