Tfr6TUCoBUC8GSAiTUCoGfW0Gd==
Light Dark
Hardiknas 2026, Momentum Perkuat Arah Pendidikan Nasional

Hardiknas 2026, Momentum Perkuat Arah Pendidikan Nasional

×

Caption:
Novi Sugiyarti Ningsih, SH
Pimpinan Redaksi Media Online Saung Kreasi.Com. Foto. Dani 74 (SK). 
PONTIANAK, KALBAR SK - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat kuat bahwa pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Diperingati setiap 2 Mei, Hardiknas bertepatan dengan hari lahir Ki Hadjar Dewantara, yang meletakkan dasar filosofi pendidikan nasional: memerdekakan manusia melalui ilmu pengetahuan dan karakter.

Tahun ini, semangat Hardiknas menitikberatkan pada penguatan kualitas pendidikan yang merata, inklusif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sejumlah agenda digelar di berbagai daerah, mulai dari upacara bendera, diskusi pendidikan, hingga inovasi pembelajaran berbasis digital di lingkungan sekolah.

Di Kalimantan Barat, peringatan Hardiknas juga menjadi refleksi atas masih adanya kesenjangan akses dan mutu pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. Pemerintah didorong untuk terus mempercepat pemerataan infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Selain aspek akademik, pendidikan karakter dinilai tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berdaya saing.

Media online SaungKreasi.com dalam momentum ini menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 kepada seluruh insan pendidikan di Tanah Air.

Ucapan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk bersama-sama memperkuat komitmen membangun pendidikan yang lebih berkualitas, adil, dan berkelanjutan.

Pimpinan Redaksi SaungKreasi.com, Novi Sugiyarti Ningsih, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

“Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana kita menghadirkan pendidikan yang benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Media memiliki peran strategis dalam mengawal isu pendidikan agar tetap menjadi perhatian publik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas guru harus berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi agar tidak terjadi kesenjangan yang semakin lebar.

Hardiknas 2026 diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi titik tekan untuk memastikan setiap anak bangsa mendapatkan hak pendidikan yang layak sebagai fondasi kemajuan Indonesia.


Rizki SK

Editor; Redaksi SK

0Komentar

SPONSOR